Pria yang diduga membunuh seorang wanita berinisial EMF (29) di Losmen Windu Kentjono Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), hingga kini masih diburu polisi.
Korban yang berasal dari Pakisaji, Kabupaten Malang itu ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi mulut tersumpal kain di dalam kamar nomor 11 pada Senin (16/6/2025) dini hari.
Jasad korban ditemukan pertama kali oleh saksi yang merupakan penjaga losmen sekitar pukul 00.05 WIB.
Kini, penyidik Polresta Malang Kota telah mengantongi ciri-ciri pelaku yang diperoleh berdasarkan kesaksian pegawai Losmen Windu Kentjono.
Meskipun telah memiliki ciri-ciri, penyidik polisi masih enggan untuk mengungkapkan lebih detail.
"Kami telah meminta keterangan dari pihak penjaga losmen, terkait ciri-ciri pelakunya. Tentunya, ini masih dianalisis dan masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Muhammad Soleh, Senin, kepada SuryaMalang.com.
Kesaksian Warga
Warga setempat bernama Estu (34) mengatakan bahwa losmen di lokasi kejadian perkara (TKP) pembunuhan tersebut sering menerima tamu pada malam hari.
Rata-rata, pasangannya adalah pasangan.
"Losmen itu sudah lama ada, sejak tahun 1980-an. Untuk tamu, biasanya datang saat malam dan rata-rata adalah pasangan laki-laki dan perempuan," ujar Estu kepada TribunJatim.com , Senin.
Saya menyebutkan bahwa tempat penginapan tersebut beroperasi 24 jam.
Menurut Estu, semakin malam, tamu yang datang semakin banyak.
"The later it gets, the more guests come and go. However, for now, it seems to be temporarily closed due to a murder incident and police tape has been put up," he explained.
Sementara itu, warga sekitar yang tidak mau disebut identitasnya juga mengatakan hal senada.
"Warga sekitar sini sudah lama tahu, kalau losmen tersebut adalah tempat penginapan kelas melati. Dan warga juga terkejut, kalau ternyata di losmen itu ada kejadian pembunuhan," ungkapnya.
Time Pemeriksaan
Berdasarkan keterangan penjaga Losmen Windu Kentjono, korban EMF memasuki losmen pada Minggu (15/6/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.
Korban datang bersama seorang pria tidak dikenal, kemudian pasangan tersebut memesan kamar nomor 11 dan langsung masuk ke dalam.
Tidak lama kemudian, pada Senin dini hari sekitar pukul 00.03 WIB, pria yang bersama korban keluar dari losmen dengan alasan membeli makanan dan sempat berpamitan kepada penjaga.
Namun, pria tersebut tak kunjung kembali sampai akhirnya jasad korban ditemukan.
"Saat itu, saksi penjaga melihat pintu kamar losmen nomor 11 dalam keadaan sedikit terbuka dan gelap karena lampu kamarnya padam."
"Curiga dengan keadaan itu, saksi memanggil petugas kebersihan untuk mengecek kamar tersebut," ujar Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, dilansir SuryaMalang.com .
Saat membuka pintu kamar, penjaga terkejut ketika melihat korban sudah meninggal dunia di atas tempat tidur, mulut tertutup kain, dan bagian wajahnya tertutup bantal.
Penjaga yang menyaksikan peristiwa itu kemudian melapor ke pihak kepolisian.
Unit Reskrim Polsek Sukun bersama INAFIS Polresta Malang Kota pun langsung menggelar olah TKP dan memeriksa keterangan para saksi.
"Dari keterangan saksi penjaga, korban kerap beberapa kali keluar masuk losmen. Namun untuk pria yang bersama korban ini, tidak dikenali dan saat ini kami masih mencari keberadaannya," jelas Yudi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.
Sebagian artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Karakteristik Pria yang Membunuh Wanita di Losmen Windu Kentjono Kota Malang Terungkap, Masih Dicari oleh Polisi
(/Nina Yuniar) (SuryaMalang.com/Kukuh Kurniawan)